Rangkaian Bunga Melati

Diposting pada
Melati mempunyai kedudukan yang istimewa dalam adat istiadat di Indonesia. Beberapa suku bangsa di negeri ini menggunakan rangkaian bunga melati untuk acara-acara yang bersifat sakral. Seperti misalnya upacara pernikahan adat jawa, sunda, betawi sampai dengan aceh yang identik dengan adat dan budaya muslimnya.Bunga melati mempunyai aroma harum yang khas. Wangi bunga ini mengandung sesuatu yang mistis. Diakui atau tidak, tapi hal itulah yang kita rasakan ketika mencium harumnya melati yang berpadu dengan warna putih bersih melambangkan keagungan. Rangkaian bunga melati atau roncean melati terdiri dari kuncup-kuncup bunga yang belum ataupun sudah mekar. Kuncup bunga tersebut diambil dari pohonnya dalam kondisi segar, kemudian dironce atau disusun sedemikian sehingga membentuk pola yang diinginkan, sesuai dengan ritual atau acara yang dilakukan.

Dalam acara pernikahan, penggunaan roncean bunga melati seperti mempunyai aliran/model yang berbeda-beda. Dalam adat jawa ada beberapa tipe rangkaian, misalnya : BUnga Kolong Keris yang berbentuk oval dan penggunaannya dengan cara dipasang antara bilah dan tangkai keris sebagai
hiasan. Semakin mistis dengan kombinasi bunga kantil. Ada juga Rangkaian Sanggul Bunga Bangun yang digunakan pada pengantin wanita untuk menutup sanggulnya, agar sambungan sanggul tidak kelihatan.

Beda lagi dengan adat sunda. Tata cara warisan kerajaan Sunda mempuyai kekhasan berupa untaian yang terurai pada mahkota. Kombinasi bunga yang digunakan adalah bunga cempaka. Perpaduan yang menekankan unsur asri yang tajam.

Pengantin wanita dari Makasar dan Bugis (Pulau Sulawesi) memposisikan melati yang masih kuncup seperti mutiara yang dirangkai dengan indah, dipasang menghiasi rambut menambah keagungan dan kecantikan sang mempelai.

Berikut adalah beberapa contoh rangkaian bunga melati yang digunakan untuk acara-acara yang suci bagi masyarakat indonesia.

 

Rangakaian bunga melati

Gambar 1. Gadis manis berjilbab semakin keliatan ayu dengan untaian bunga melati yang melingkar, mengikuti garis jilbab yang dikenakan.

 

Roncean Melati Angsa

Gambar 2. Bunga melati yang disusun sedemikian hingga menyerupai angsa lengkap dengan sayap yang terbuka. Melambangkan kesetiaan sampai akhir.

 

Untaian Bunga Melati Merpati Sepasang

Gambar 3. Sepasang burung merpati yang dibuat dari kuncup bunga dan mekar sebagai simbol sepasang kekasih yang siap mengarungi angkasa. Terbang bersama, kemudian kembali ke sarang yang penuh kedamaian.

 

Gambar 4. Ini adalah rangkaian bunga yang dinamakan Tiba Dada Bawang Sebungkul. Merupakan acceories pengantin wanita, di pasang di sanggul sebelah kanan, menjuntai sampai ke bagian dada.

 

Melati Upacara Siraman

Gambar 5. Penggunaan rangkaian melati sebagai bagian dari ritual siraman. Untuk penutup kepada dan bagian badan, dari bahu sampai dada.

 

Gambar 6. Menunjukkan bagaimana melati bisa memancarkan aura keagungan yang sedemikian nyata bagi sepasang pengantin ini.

Dari kegunaan melati ini, kemudian banyak orang yang memanfaatkannya sebagai peluang. Petani-petani bunga banyak yang membudidayakannya. Namun karena bunga termasuk gampang layu, maka terkadang kita susah mendapatkannya. Kadang harus pesan ke petani/pedagang bunga satu bulan sebelumnya.

Saat ini sudah ada pedagang bunga yang menyediakan bunga melati plastik (palsu). Secara bentuk mungkin menyerupai, namun tidak dapat sepenuhnya memenuhi ciri-ciri bunga melati secara penuh dan tetap saja aura yang dikeluarkan berbeda. Bunga Melati asli, tetap tidak tertandingi, apalagi dalam ritual-ritual suci.

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *