Mengenal dan Merawat Bunga Asoka

Diposting pada

Jaman saya kecil dulu, bunga ini menjadi primadona anak-anak sewaktu masih kuncup. Tangkai-tangkai kuncup bunga Asoka dipetik, kemudian dihisap bagian bawah (patahannya). Ada cairan manis yang keluar dari sana :).Bunga Asoka dianggap melambangkan cinta dan kesucian. Pada bulan April dan Mei setiap tahunnya, bunga ini mengeluarkan bunga harum yang khas pada malam hari. Menambah aura mistisnya kan? 😀

Saat ini dikenal dua macam Asoka, yaitu Asoka Glodokan Tiang yang tumbuh tinggi menjulang tanpa ranting dan Asoka “Api dari Hutan” atau orang eropa menyebutnya Flame Of the Wood” karena warna bunga yang mencolok tajam laksana api yang membakar hutan. Bunga ini mekar biasanya menandakan akan mulainya musim hujan. Bunga yang sudah mekar dapat bertahan sampai dengan 4 bulan. Seperti halnya Bougenville, selain keindahan bunganya, orang membudidayakan Asoka karena memiliki khasiat herbal. Bunga Asoka bisa digunakan untuk mengobati wanita yang haidnya tidak teratur.

mengenal bunga asokaBunga asoka biasanya berwarna merah menyala, meskipun ada juga yang berwarna lain seperti kuning, jingga dan pink. Bunga akan tumbuh pada cabang-cabang yang sudah besar sehingga mampu menopang dengan kuat. Bunga tumbuh secara bergerombol dan berderet dengan benang sari yang mencuat keluar seperti kembang api. Benar-benar cantik sekali bunga ini.

Meskipun tak sepopuler bunga mawar dan melati, namun asoka mempunyai keindahan yang setara. Dengan bentuk bunga yang runcing dan kecil, serta tumbuh yang menggerombol dengan warna merah menyala membuatnya dapat mencuri perhatian para pecinta tanaman hias. Biasanya bunga asoka ditanam di bagian depan rumah sebagai bagian dari taman.

Seperti yang disebutkan di bagian awal, bahwa bunga yang dipetik dan hisap akan terasa manis. Ini karena bunga asoka banyak mengandung nektar. Jangan heran jika bunga sedang mekar, kupu-kupu akan senang dan riang gembira mengerumuninya. Bunga Asoka adalah bunga idola kupu-kupu.

Perawatan Bunga Asoka

Jika kita telah mengetahui karakteristik dari bunga ini, maka perawatan bukan hal yang menyusahkan. Sangat mudah dan tidak rumit. Bunga Asoka sangat menyukai sinar matahari secara langsung sepanjang hari (full sun). Sinar matahari digunakan sebagai bahan bakar pembungaan.

Untuk itu, tanaman asoka yang ditanam di pot dan dijadikan sebagai hiasan indoor (dalam ruangan) , maka setidaknya 2 kali setiap seminggu tanaman dikeluarkan agar dapat menikmati sinar matahari selama seharian. Setelah itu dapat kembali dimasukkan untuk menghiasi ruangan anda.

Selain pencahayaan, hal yang harus anda ketahui sebelum memutuskan untuk menanam bunga ini adalah bahwa Asoka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada temperatur 13 derajad celcius sampai dengan 30 derajad Celcius. Namun suhu ideal di awal pertumbuhan adalah 22 derajad Celcius. Di atas 35 derajad, perkecambahan akan terganggu. Untuk curah hujan yang dibutuhkan adalah 1.900 – 2.800 mm/tahun.

Demikian pengenalan awal mengenai Bunga asoka. Bunga idola anak-anak dan kupu-kupu. Di kessempatan mendatang akan saya coba sajikan tentang perawatan yang lebih mendetail terhadap bunga ini. Mulai dari tahap pembibitan, pemilihan media tanam, penanaman, pemupukan dan penyiraman sampai dengan perkembangbiakan bunga asoka. Saya juga akan mencoba untuk berbagi tips bagaimana caranya agar bunga asoka dapat cepat berbunga dengan lebat dan agar bunganya tersebut mampu bertahan sepanjang tahun.

Sekali lagi, saya di sini bukan untuk menggurui. Ini adalah sekedar sharing, siapa tahu bermanfaat dan dapat bertukar pengalaman dalam hal perawatan bunga Asoka. Terimakasih…. Salam berkebun 

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *