Fungsi Unsur Hara Bagi Tanaman

Diposting pada

Setiap tanaman baik bunga, sayur , buah-buahan dan lainnya pasti membutuhkan nutrisi dalam hal ini unsur hara untuk dapat tumbuh dan berkembangan dengan baik. Secara umum, unsur hara terbagi menjadi 2, yaitu Makro , yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah yang banyak dan Mikro, unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil, namun harus terpenuhi. Berikut adalah nama unsur-unsur hara tersebut beserta penjelasannya :

UNSUR HARA MAKRO

kegunaan unsur hara bagi tanaman1. Nitrogen ( N )
Fungsi unsur Nitrogen adalah :
a. Dibutuhkan tanaman dalam masa pertumbuhan, karena N merupakan unsur yang merangsang pertumbuhan tanaman, seperti daun, bonggol, batang dan akar
b. Membentuk klorofil (zat hijau daun) yang berguna dalam proses “memasak” dengan bantuan sinar matahari (fotosintesis

2. Fosfor (P)
Fungsi Unsur Fosfor (P) bagi tanaman :
a. Menjadi pemicu tumbuhnya bagian akar tanaman, terutama pada periode benih maupun tanaman yang masih dalam awal-awal masa pertumbuhan (muda).
b. Membuat pertumbuhan tanaman muda sehingga cepat dewasa dalam artian kekuatan dalam setiap elemen tanaman (akar, batang, daun dll.
c. Memperbesar peluang bunga menjadi biji. Tidak semua bunga akan menjadi biji, banyak yang layu dan rontok. Contohnya : tanaman adenium yang setiap periode berbunga dengan sangat lebat, tidak semuanya akan menghasilkan “tanduk” berisi biji, bahkan seringnya tidak ada yang jadi sama sekali. Unsur P dapat meningkatkan kemampuan bunga sehingga bisa kuat memasuki fase menjadi biji.

3. Kalium (K)
Fungsi Unsur Kalium bagi tanaman yaitu :
a. Membantu dalam proses pembentukan kebutuhan nutrisi tanaman yakni protein dan karbohidrat yang menjadi hal penting bagi tanaman.
b. Menjadi penguat batang tanaman. Sebagai tempat utama menempelnya daun dan bunga, batang yang kuat akan membuat bunga-bunga dan daun-daun tidak mudah rontok atau gugur, lepas karena pegangannya kuat.
c. Meningkatkan kualitas dari ri biji maupun buah yang dihasilkan tanaman.

4. Kalsium (Ca)
Kegunaan dari unsur kalsium ialah :
a. Ikut memicu proses pembentukan serabut rambut akar. Rambut ini berfungsi sebagai bagian yang ikut menyerap unsur-unsur hara yang diperlukan tanaman dari dalam tanah atau media tanam. Semakin banyak rambut akar, berarti semakin banyak juga pintu masuk makanan bagi tanaman.
b. membantu proses pembuatan protein atau bagian yang aktif dari tanaman
c. Menjadi bagian dalam proses memperkeras batang tanaman dan juga memicu proses pembentukan biji
d. Asam-asam organik yang selalu akan dihasilkan pada proses metabolisme pada tanaman jika tidak dinetralisir akan mempunyai efek negatif bagi tanaman. Ca inilah yang mempunyai peran besar untuk menetralisirkannya.

5. Magnesium (Mg)
Kegunaan magnesium bagi tanaman adalah :
a. Mg adalah salah satu bagian utama Chlorofil (zat hijau daun) yang bertugas untuk “memasak”.
b. Agar menghasilkan buah yang berkualitas, maka unsur magnesium ini harus terpenuhi dengan tepat, karena Mg mempunyai peran yang sangat besar dalam proses pembentukan buah.

6. Belerang (Sulfur = S)
Kegunaan belerang untuk tanaman adalah:
a. Mempunyai peran dalam proses pembentukan bintil-bintil pada akar
b. Merupakan unsur yang menjadi bagian penting dalam beberapa proses pembentukan protein jenis tertentu.
c. Mendorong tumbuhnya anakan produktif dari batang utama tanaman.
d. Sangat membantu dalam proses membentuk butir hijau daun

UNSUR HARA MIKRO

1. Besi (Fe)
Kegunaan unsur hara besi (Fe) bagi tanaman yaitu :
a. Unsur Ze merupakan bagian penting dalam membentuk zat hijau daun tanaman (klorofil)
b. Mengambil peranan yang sangat penting di dalam proses pembentukan karbohidrat, protein serta lemak

2. Tembaga (Cu)
Kegunaan unsur hara Tembaga (Cu) yaitu :
a. Mempunyai peran sangat penting dalam proses pembentukan enzim seperti contohnya : Ascorbic acid oxydase, Lacosa, Butirid Coenzim A. dehidrosenam
b. Mempunyai peran yang penting dalam pembentukan zat hijau daun pada tanaman (khlorofil)

3. Boron (B)
Kegunaan unsur Boron (B) yaitu :
a. Berperan sebagai alat angkut atau transportasi karbohidrat menuju setiap bagian dalam tubuh tanaman
b. Meningkatkan kualitas tanaman sayuran dan buah-buahan. Sayuran yang dihasilkan dapat maksimal, buah yang dihasilkan sesuai dengan harapan.
c. Mempunyai peran dalam membentuk atau mengembang biakkan sel terutama dalam titik tumbuh ujung tunas atau pucuk.
d. berperan juga dalam proses pembentukan tepung sari, bunga dan akar.

Jadi, kita harus memperhatikan kandungan unsur-unsur tersebut dapat terpenuhi, agar pertumbuhan dan perkembangan tanaman kita dapat maksimal dan sesuai dengan harapan kita semua.

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *