Cara Membuat Bonsai Adenium

Diposting pada

Untuk menghasilkan bonsai adenium yang indah diperlukan beberapa tahapan. Berikut akan coba saya uraikan tulisan pembuka mengenai cara membentuk bonsai adenium yang masih bersifat umum. Tahap per tahap akan coba saya sampaikan di tulisan terpisah. Mudah-mudahan tulisan berikut dapat memberikan gambaran secara umum, sedangkan teknis-teknis detailnya akan diulas di artikel terpisah.

Tahap Persiapan

Kita perlu memilih tanaman adenium yang akan dijadikan bonsai. Untuk hasil yang optimal yang perlu diperhatikan adalah umur tanaman tersebut. Carilah setidaknya 2 buah tanaman adenium, 1 yang berasal dari semaian biji berusia minimal 8 bulan dengan ukuran bonggol 5-7 cm, karena ini akan menjadi bagian penting , ibaratnya pondasi dalam pembentukan. Yang ke 2 adalah tanaman hasil stek batang yang siap diokulasi. Dengan 2 bahan tersebut, membuat proses membuat bonsai adenium menjadi lebih mudah karena kondisinya sudah bertunas dan masih ada calon tunas baru. Umbi atau bonggol dengan ukuran tersebut masih bisa tumbuh dan diarahkan sesuai dengan batang dan cabang.

Tahap Pembentukan

Inti dari tahap ini adalah menyelaraskan penampilan adenium. Terdapat tiga (3) poin yang harus dilakukan dalam proses penyelarasan, yaitu :

1. Menumbuhkan pada tata letak yang tepat.

Keindahan bonsai adenium tidak lepas dari keselarasan antar komponen. Penyelarasan meliputi pengaturan tata letak akar, cabang dan ranting. Jika ada banyak cabang pada sebuah tanaman, maka perlu dipertimbangkan mana cabang yang harus dipertahankan, mana yang harus dibuang. Begitupun akar, jika ada yang melenceng dengan alur akar secara keseluruhan, akar tersebut harus dipotong. Yang perlu diperhatikan, gunakan pisau yang steril untuk melakukan pemotongan. Jangan menggunakan gunting, karena hasil potongan tidak rapi dan merusak penampang batang.

2. Mengarahkan pertumbuhan pada alur yang selaras.

Seringkali, meskipun tunas sudah tumbuh pada tempat yang tepat, namun arah pertumbuhannya tidak selaras dengan komponen tanaman yang lain. Yang dimaksud dengan selaras adalah arah tumbuh antar komponen tanaman dapat membentuk suatu ritme secara keseluruhan. Ritme dapat terbentuk apabila tidak terjadi benturan antaran komponen.

Untuk mengarahkan pertumbuhan tanaman adenium, terdapat 2 cara yang sering ditempuh oleh para petani adenium, yaitu pengarahan dengan trekking dan pengarahan dengan wiring. Perhatikan gambar berikut untuk mengetahui perbedaannya. Penjelasan teknik mengarahkan pertumbuhan akan coba saya sampaikan di tulisan terpisah.

‚Äč

Treking

Gambar di atas menunjukkan 3 langkah pemasangan treking. Secara garis besar, cabang yang arah tumbunya tidak sesuai keinginan diikat dengan tali dan ditarik ke arah yang dikehendaki. Posisi ini di tahan dalam beberapa waktu (biasanya 1-2 bulan) dengan cara ujung tali satunya diikat di pot.

Gambar di atas No 1 menunjukkan batang dan cabang adenenium yang terkesan polos, kaku dan tidak artistik. No. 2 batang tersebut dililit dengan wire (kawat / kabel) di arahkan bentuknya mengikuti keinginan agar kesan artistiknya muncul.

3. Mengendalikan pertumbuhan pada ukuran yang proporsional

Tanaman adenium yang mempunyai tunas yang tumbuh dengan tepat, mempunyai arah yang selaras, akan tetap terlihat kurang indah jika ukuran antar komponennya tidak proporsional.

Untuk memperoleh ukuran yang proporsional, diperlukan tahap-tahap menumbuhkan sampai ukuran yang dikehendaki, melakukan pemotongan pada bagian yang kurang pas proporsinya dan mengontrol pertumbuhan antar komponen agar seimbang.

 

Batang ditumbuhkan dulu sampai ukuran yang dikehendaki (bagian yang di lingkari merah)

 

Lakukan pemotongan pada bagian yang dikehendaki dengan memperhatikan arah mata tunas agar nanti tumbuh dengan sesuai.

Demikian uraian secara umum, mudah-mudahan saya masih diberi kesempatan untuk menuliskan teknik membentuk bonsai adenium secara lengkap dan detail di artikel berikutnya….

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *