Cara Membiakkan Keladi Red Star

Diposting pada

Bagaimana cara pembiakan Keladi Red Star? Metode yang bisa digunakan untuk mengembangbiakkan tanaman ini ada 2 macam, yaitu : Generatif dan Vegetatif

Metode Generatif

Pembiakan ini dilakukan dengan cara sebagai berikut :

Membiakkan Keladi Red Star1. Pada saat bunga mekar dengan sempurna, lakukan pemeriksaan benang sarinya , apakah sudah masak atau belum. Jika sudah ambil dengan cotton bud atau menggunakan kuas halus (kuas untuk melukis, bukan untuk mengecat tembok).
2. Oleskan kuas atau cotton bud yang berisi benang sari ke kepala putik. Untuk proses persilangan, benang sari diambil dari tanaman yang berbeda jenis.
3. Tutup putik bunga tersebut agar tidak terserbuki bunga lain sehingga berpotensi menggagalkan proses penyeebukan yang telah dilakukan tadi.
4. Setelah biji Keladi Red Star matang, yang ditandai dengan warnanya yang menjadi merah, maka biji tersebut dapat disemaikan dengan media daun bambu yang dicacah halus dan disterilkan atau dengan sekam bakar.

Metode Vegetatif

Pembiakan dengan metode ini dilakukan dengan memisahkan anakan dari tanaman induk. Tunggu sampai anakan minimal mempunyai 2 helai daun sebelum dipindahkan. Hal ini dapat memperbesar kemungkinan berhasil. Memindahkan tanaman sebelum memiliki 2 daun berpotensi gagal mandiri karena anakan tersebut belum optimal dalam ‘memasak’ nutrisi yang dibutuhkan.

Proses pemindahan anakan tersebut dilakukan dengan langkah – langkah sebagai berikut :
1. Keluarkan seluruh tanaman dari media/tanah/pot.
2. Pada bagian di mana terdapat tunas atau anakan tumbuh, dibersihkan sisa-sisa tanahnya agar daun anakan bisa terlihat jelas.
3. Pisahkan anakan dengan menggunakan gunting atau pisau berujung lancip yang steril. Cara untuk mensterilkan alat ini dapat menggunakan alkohol 70 persen yang dioleskan di mata gunting atau mata pisau yang akan digunakan. Bisa juga dengan memanaskannya di atas api bunsen (jika tidak ada dengan lilin). Tunggu sampai mata pisau dingin , sebelum digunakan.
4. Bekas luka akibat pemisahan anakan ini harus segera diolesi dengan fungisida, baik pada induk maupun anakan agar terhindar dari infeksi jamur yang dapat menyebabkan busuk akar maupun busuk batang. Tunggu sampai fungisida mengering, setelah itu rendam bagian anakan yang telah dipisahkan di dalam cairan pupuk perangsang pertumbuhan akar. Tunggu sampai kira-kira 5 menit, angkat dan tanam di media tanam yang telah disiapkan.
5. Letakkan di tempat teduh, jangan terkena sinar matahari langsung, selama kurang lebih seminggu, agar anakan dapat menjalani proses beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Pembiakan Keladi dengan Cara lain Vegetatif

Pada masa di mana Keladi Red Star memasuki masa hibernasi (dormansi), daun dan batang yang ada di atas permukaan tanah mengering. Namun hal itu bukan berarti tanaman mati, karena umbi yang tertanam di dalam tanah masih hidup dan siap-siap untuk ber”regenerasi”.
1. Keluarkan umbi yang berhibernasi dari dalam tanah, bersihkan tanah-tanah yang menempel pada umbi.
2. Identifikasi mata tunas yang terdapat pada umbi indukan. Potong umbi menjadi beberapa bagian di mana pada setiap bagiannya minimal ada 1 mata tunas.
3. Potongan-potongan umbi tersebut dicuci bersih dengan air biasa, kemudian rendam pada cairan fungisida selama kurang lebih 10 menit untuk mengantisipasi serangan jamur.
4. Angkat dan tiriskan, letakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Keringkan dengan cara diangin-anginkan.
5. Olesi potongan umbi dengan cairan perangsang pertumbuhan akar. Tanam di media tanam yang merupakan campuran sekam bakar , tanah halus dan kompos. Letakkan di tempat teduh hingga tumbuh tunas. Proses ini kira-kira membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 4 minggu.
Yang harus diperhatikan, saat menanam potongan ubi, bagian yang ada kulit umbinya berada di atas, agar mempercepat tumbuhnya tunas.

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *