Bunga Kumis Kucing dan Manfaatnya

Diposting pada
Sering orang menganggapnya rumput atau gulma tak berguna. Ketika sedang membersihkan kebun, bunga kumis kucing yang memang sering tumbuh liar, artinya tidak sengaja ditanam, ikut dicabut bersama dengan rumput yang menggangu tumbuh kembang bunga dan mengurangi keindahan taman. Memang, ketika tidak berbunga, kumis kucing sangat-sangat tidak sedap dipandang. Namun saat bunganya mekar, seperti layaknya kumis kucing yang menjuntai panjang dengan warna yang indah.
Namun ternyata, di balik tampang yang tidak memikat tersebut (saat tanpa bunga), tersembunyi manfaat luar biasa bagi kesehatan manusia. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman obat herbal indonesia asli. Tersebar di pulau – pulau indonesia, dengan sebutan yang berbeda-beda. Di jawa disebut remujung, di Madura namanya songkot koceng, melayu (sumatra) dan sunda menyebutnya kumis kucing.kumis kucingTumbuhan termasuk dalam golongan semak, berdiri tegak dan basah namun tidak dapat mencapai ketinggian lebih dari 2 meter. Daun cenderung lonjong lancip (lonjong telur). Kandungan dalah bunga kumis kucing adalah : rosmarinic acid, lipophilic flavonoids, sinensetin, orthosiphol dan orthosiphon yang berfungsi sebagai anti radang dan antioksidan.

Kegunaan dari kumis kucing yang banyak dimanfaatkan adalah :

1/ Mengatasi gangguan kemih atau kencing
Jika mengalami gejala-gejala seperti : Kepingin kencing namun setelah ke toilet tidak keluar air kencingnya, Saat kencing dan setelah kencing terasa sakit, maka kamu bisa memanfaatkan bunga kumis kucing sebagai obatnya. Bagian yang digunakan adalah daunnya. Ambil beberapa lembar, rebus dengan air putih dan minum air hasil rebusannya sehari dua kali, pagi dan sore.

2/ Penyakit Rematik
Gejala penyakit ini : Nyeri saat menggerakkan sendi karena terasa kaku, otot menjadi terasa lemah dapat mencoba ramuan seperti poin no 1 di atas dengan frekuensi minumnya 3 kali sehari

3/ Penyakit batu ginjal
Biasanya penggunaannya sebagaimana teh. Daun kumis kucing dicampur dengan Keji beling, alang-alang dan meniran, direbus hingga air tersisa separuhnya. Minum secara teratur.

Demikian manfaat dari tanaman bunga kumis kucing, sesuatu yang seperti hama, ternyata menandung manfaat yang tak terkira. Saat ini sudah ada beberapa petani yang mengambil peluang ini, membudidayakan tanaman bunga kumis kucing sebagai bahan baku obat herbal yang alami. Dan sebagai bunga yang memperindah taman pun boleh juga. Karena dengan perawatan yang optimal, kebutuhan nutrisinya terpenuhi, akan membuat kumis kucing rajin berbunga, menambah semarak kebun kita.

Tambahan :
Kumis Kucing mempunyai nama ilmiah Orthosiphon aristatus. Tanaman ini dapat tumbuh dengan subur di daerah yang beriklim sub tropis seperti contohnya Cina – Fujian, Guangxi, Hainan, Yunnan dan Taiwan, dan beriklim tropis seperti :
Indo-Cina: Kamboja; Laos; Myanmar; Thailand; Vietnam
Malesia: Indonesia; Malaysia; Papua Nugini; Filipina
Juga Australia : Queensland

Banyak tersebar di berbagai daerah juga ya…. Apakah di daerah lain tanaman bunga kumis kucing juga digunakan sebagai obat herbal? Saya akan coba untuk mencari referensinya lebih lanjut. Mungkin kapan-kapan akan saya tulis di sini…

 

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *