5 Langkah Mudah Menanam Bunga Matahari

Diposting pada

Siapa yang tak mengenal bunga matahari? Penampilannya yang seperti sang matahari yang bersinar terang ketika mekar. Ada yang percaya mitos bunga matahari sebagai perlambang kebijaksanaan dan panjang usia. Laksana sang matahari yang bersinar sepanjang kehidupan bumi.

Bagi generasi 80-90 an, mungkin lebih mengenal bunga matahari dalam bentuk kwaci. Karena kwaci yang sebelumnya terbuat dari biji semangka, perlahan namun pasti tergeser dengan biji bunga matahari.
Bagaimana cara yang benar untuk menanam bunga matahari? Berikut sharing dari saya, seorang petani amatiran tentang menanam bunga matahari dari biji :

1. Langkah pertama adalah menentukan biji pilihan

Untuk mendapatkan tanaman yang berkualitas, diperlukan benih yang bermutu tinggi. Benih/bibit yang rusak jangan diharapkan akan menghasilkan tanaman yang mempunyai kualitas tinggi.

Bunga matahari mempunyai lebih dari 70 jenis varietas. Ada yang berukuran besar, tinggi bisa mencapai lebih dari 1 meter, ada juga yang mini. Tentukan mana yang akan ditanam.
Beberapa jenis bunga matahari yang populer misalnya :

a. Fiesta Del Sol
Ciri khasnya adalah bunga yang berwarna mencolok, merah dan orange. Tinggi tanaman bisa mencapai lebih dari 1 meter.

Bunga Matahari Fiesta Del Sol

b. Bunga Matahari Mammoth
Apa yang terbayang saat mendengar namanya? Hewan purba berukuran raksasa. Ya, benar, sesuai dengan namanya, bunga matahari Mammoth mempunyai ukuran diameter bunga bisa mencapai 30 cm.

Bunga Matahari Mammoth

c. Bigsmile
Jangan tertipu dengan namanya. Big, bukan berarti ukuran bunga ini jumbo. Tidak. Tinggi bunga ini hanya sekitar 30 cm ketika dewasa. Cocok ditanam untuk area kebun yang tidak luas.

Bunga Matahari Bigsmile

d. Autumn Beauty
Bunga yang cantik. Dengan kombinasi warna bunga orange, coklat dan merah, bunga yang ketika mekar bisa berukuran 15 cm ini terlihat menawan. Jika kamu mempunyai lahan yang cukup luas, silakan memilih varietas bunga matahari yang ini, karena tinggi batangnya bisa mencapai 2 meter!

Bunga Matahari Autumn Beauty

e. Teddy Bear
Layaknya boneka teddy, warna bunga dominan coklat. Dengan batang tinggi rata-rata 1 meter. Sesuaikan dengan kebun yang kamu punya.

Bunga Matahari Teddy Bear

f. Sunbeam
Jenis ini termasuk bunga matahari raksasa (giant sunflower) karena tinggi batang mencapai 1 meter dengan diameter bunga mekarnya bisa mencapai 10 cm.

Bunga Matahari Sunbeam

g. Jenis bunga matahari yang lain : Tentukan mana yang akan ditanam. Music Box, Giant Sungold, Moonwalker, Cherry Rose, Pacino Gold, Velvet Queen, Ring of Fire Sunflowers, Taiyo, Red Sun, Chocolate Sunflower, Valentine, Margarita Azul, Indian Blanket, Earth Walker, Early Russian,

2. Siapkan lahan/tempat untuk menanam bunga matahari

Bunga matahari, membutuhkan sinar matahari penuh, full sun. Dalam artian sebisa mungkin tanaman ini terkena sinar matahari pagi sampai sore. Sinar matahari diperlukan sebagai pendorong pertumbuhan yang optimal. Kekurangan sinar matahari akan membuat tanaman kerdil dan bunganya tidak keluar sempurna, terutama warna-warnanya.

Bagaimana jika tidak memungkinkan untuk mendapatkan sinar matahari full? Apalagi di daerah perkotaan, mendapatkan sinar matahari terhalang oleh tembok tetangga  Hal yang tak bisa dihindari, namun jika tetap ngebet mau menanamnya, bisa dikompensasi dengan tekstur tanah yang gembur dan subur serta penyiraman yang rutin. Pemenuhan unsur hara yang diperlukan dan air yang tidak kekurangan namun juga tidak berlebihan akan dapat menutupi kekurangan sinar matahari.

Pilih tempat yang terlindungi dari angin. Batang bunga matahari bukan seperti pohon mangga :), angin yang terlalu kencang akan dapat merobohkan atau menumbangkan batang bunga. Rusak dah tanamannya.

3. Pilih Media Tanam Yang Tepat

Media tanam (metan) yang baik bagi bunga matahari adalah tanah yang gembur , mempunyai tingkat penyerapan air yang baik. Tanah liat akan membuat air tergenang. Selain menyulitkan penyerapan air dan unsur oleh akar tanaman, genangan air akan membuat akar dan batang bunga matahari busuk. Tingkat keasaman tanah/media tanam yang ideal adalah PH berkisar antara 6,0 – 7,5.

Media tanam bisa langsung di tanah/kebun, bisa juga dengan menggunakan polybag ataupun pot. Besar polybag dan pot disesuaikan dengan ukuran pertumbuhan tanaman.

4. Tanam biji matahari

Lubang tanam jangan terlalu dalam, sekitar 1 cm sudah cukup. Jika terlalu dalam, tunas akan sulit tumbuh menembus timbunan media tanam. Sebaliknya, jika terlalu dangkal, biji akan mudah terangkat ke permukaan, terutama pada saat proses penyiraman/hujan.

Masukkan 2 biji dalam 1 lubang dengan jarak antar lubang, idealnya adalah 45 cm agar pertumbuhan tanaman dapat maksimal. Jarak ini jika penanaman biji langsung dilakukan di tanah langsung. Jika persemaian dilakukan di pot/polybag, maka ukuran jarak tsb baru dipakai ketika batang tanaman sudah tumbuh cukup besar (remaja). Selama masih biji/tunas kecil, jarak bisa lebih rapat.

5. Lakukan penyiraman dan pemupukan secara rutin dan teratur

Penyiraman dilakukan 1 hari sekali, dengan jumlah secukupnya. Tandanya, tanah basah, namun tidak menggenang (berlebihan).

Dalam proses penyemaian sampai dengan tunas tumbuh, tidak diperlukan pemberian pupuk. Ketika tunas sudah tumbuh baru tambahan pupuk dapat ditaburkan di sekitar tanaman. Gunakan pupuk kandang yang sudah kering sempurna agar mudah diserap.

Biasanya, tunas akan mulai muncul setelah 2 minggu penanaman. Tunas-tunas yang baru tumbuh membutuhkan perlakuan lebih karena rawan rusak, baik karena angin, semprotan air saat menyiram ataupun gangguan hewan yang berkeliaran di sekitar tanaman.

Selamat mencoba, selamat bertanam. Mari kita hijaukan bumi kita di mulai dari lingkungan sendiri 🙂

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *