Kriteria dan Syarat Utama Bakalan Bonsai

Bonsai memang dikenal sebagai tanaman hias namun tanaman ini memiliki corak yang berbeda dengan tanaman hias lainnya. Yang menjadi kekuatan utama bonsai menjadi pembeda yaitu kemampuan bertahan hidup, tumbuh meski berada pada minimnya media tanam. Hal ini juga ditunjang dengan keindahan tanaman yang kerdil atau mini penampilannya.

Syarat utama dan pertama dari pembentukan bonsai yang harus dipenuhi adalah jenis tanaman. Tidak semua tanaman bisa dijadikan bonsai. Seperti yang disampaikan di atas mengenai ketahanan pada media terbatas, maka hanya tanaman-tanaman “istemewa” bukan sembarang tanaman yang dapat dibentuk menjadi bonsai.

Apa sajakah syarat-syarat suatu tanaman bisa dibonsaikan? Berikut beberapa ulasannya :

Jenis Tanaman Dikotil

Masih ingat kan pelajaran waktu dulu di SMP mengenai pengertian Dikotil? Iya! Tanaman yang mempunyai biji berkeping dua. Tanaman dikotil memiliki kotiledon atau yang biasa dikenal sebagai daun lembaga. Tanaman dikotil berbatang keras dan berkambium sehingga merupakan tanaman yang paling cocok untuk dijadikan bonsai hias.

Tanaman yang berumur panjang

Keindahan bonsai adalah hasil seni yang senantiasa tumbuh. Karena itu , tidaklah mungkin untuk menjadikan tanaman berumur pendek sebagai bonsai, karena unsur keindahan yang telah dibentuk akan cepat sirna seiring dengan matinya tanaman tersebut. Tidak mungkin kan? Selayaknya bonsai dapat bertahan hidup dalam keterbatasan media tanam dalam kurun waktu puluhan bahkan ratusan tahun.

Tanaman yang mampu bertahan dan beradaptasi dengan perubahan kondisi lingkungan dan cuaca

Musim yang senantiasa berganti, panas dan dingin, kemarau dan hujan, salju, semi dan musim gugur untuk daerah dengan 4 musim. Nutrisi tidak dapat kita berikan dengan jumlah yang besar sebagai mana tanaman yang lain. Bonsai hidup dengan nutrisi yang terbatas. Namun di situlah kekuatan utamanya.

Tanaman yang memiliki keindahan


Bonsai adalah tanaman hias. Tanaman untuk menghiasi, untuk dinikmati. Meski untuk menjadi sebuah bonsai diperlukan perlakukan khusus, namun bahan dasar atau bakalan harus memiliki potensi indah. Percuma kita merawat tanaman yang berumur panjang, mampu beradaptasi dengan lingkungan yang baik, namun tidak mempunya unsur indah. Percuma, pekerjaan yang sia-sia menurut saya.

Tanaman yang dapat dibentuk

Bonsai dibentuk dengan cara “paksa”. Batang, ranting dan daun disesuaikan sesuai keinginan sang seniman. Penggunaan kawat untuk mengubah arah dan lekuk tanaman adalah hal yang mutlak. Di letakkan di media yang minim, sering diletakkan di atas batu untuk mengeluarkan aura kokoh nya. Inilah yang dimaksud dengan pemaksaan tadi. Dipaksa untuk mengikuti keinginan si kreator.

Jenis Tanaman yang tumbuh membesar

Kekerdilan bonsai adalah kunci. Tanaman yang tumbuh meninggi akan menghilangkan hakekat sebuah bonsai. Komponen-komponen pohon mulai dari akar, batang , kulit pohon harus menunjang. Dapat tumbuh membesar sehingga memberikan kesan tua terhadap penampilan bonsai. SI tua yang kokoh.

Tanaman yang memiliki kelebihan

Dalam hal apa? Dalam hal komponen tanaman yang bersifat unik. Misalnya bentuk batang yang dekoratif, akar tanaman tunjang yang kekar, jika berbuah maka buahnya berwarna-warni dalam ukuran yang tidak terlalu besar, serta warna kuncup daun yang mencolok.

Demikian tadi uraian dan penjelasan mengenai kriteria dan syarat-syarat yang harus ada dalam sebuah tanaman yang akan dijadikan bonsai. Jangan salah pilih. Keindahan bonsai diawali dengan pemilihan bakalan. Bakal yang bagus akan menghasilkan hasil bonsai yang bagus juga.
Selamat mencoba, selamat berkebun,selamat berkreasi dengan imajinasi liar masing-masing.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kriteria dan Syarat Utama Bakalan Bonsai"

Posting Komentar