Cara Menanam Merawat Amarilis Agar Cepat Berbunga

perawatan amarilis agar berbunga sepanjang tahun
Amarilis dapat di tanam di taman (langsung di tanah) ataupun di pot. Keduanya dapat menghasilkan bunga Amarilis yang indah. Tanaman ini berasal dari Afrika Selatan yang sering disebut hippeastrum. Tanaman ini sangat cocok dengan cuaca panas khas daerah asalnya. Namun bisa juga tumbuh dengan ideal di suhu 20-25 derajad celcius.

Bunga Amarilis mempunyai julukan bunga lily hujan. Alasannya karena bunga ini banyak tumbuh pada musim hujan di banding musim kemarau. Banyak macam dan jenis bunga ini yang ditandai dengan warna-warni bunga yang dihasilkan. Ada yang berwarna merah, orange maupun putih serta warna-warna yang lain.

Bunga Amarilis banyak tumbuh menjelang musim hujan, sehingga bunganya akan muncul pada waktu-waktu tertentu saja. Tanaman ini bukan jenis yang dapat berbunga sepanjang tahun, karena mengalami siklus hibernasi.

Namun jangan khawatir, telah dilakukan penelitian dan percobaan-percobaan agar bunga Amarilis dapat memunculkan bunganya di waktu yang diinginkan. Simak beberapa tips yang meliputi tahap-tahap penanaman berikut ini :

Pembibitan

Bibit Amalis diperoleh dari umbi. Untuk itu, pastikan anda memilih umbi yang berkualitas sesui keinginan. Salah satunya adalah warna bunga. Pilih umbi yang menghasilkan bunga dengan warna kesayangan.

Banyaknya bunga yang akan dihasilkan,lebat atau tidaknya dapat dilihat dari ukuran umbi. Semakin besari ukuran umbi yang akan dijadikan bibit, maka akan semakin banyak pula bunga yang dimekarkan nantinya.

Jika tidak segera ditanam, maka umbi harus di tempat dengan suhu 4-10 derajad celcius. Dengan kondisi ini, umbi dapat bertahan selama 6 minggu. Tidak perlu repot mencari pengendali suhu ruangan sampai mencapai tingkat seperti di atas. Anda dapat menyimpan umbi di dalam kulkas box paling bawah. Biasanya digunakan untuk menyimpan sayuran. Namun, jangan campur umbi dengan sayuran dan buah-buahan yang lain. Apalagi apel, dapat menyebabkan umbi Amarilis steril dan mandul sehingga tidak dapat berbunga.

Media Tanam

Gunakan media tanam yang sesuai dengan kebutuhan Amarilis. Buatlah campuran antara tanah dan kompos dengan perbandingan 1:1. Jika tidak mau repot, anda dapat membeli media tanam ini di tempat jual tanaman hias, depot atau toko pertanian kadang juga menyediakan.

Penanaman

Pilih pot yang mempunyai drainase baik, tandanya banyak lubang di bagian dasar pot. Umbi bibit Amalis sangat sensitif terhadap media yang becek. Jangan sampai dia busuk sehingga tidak dapat tumbuh. Bentuk terbaik pot adalah persegi empat dengan panjang sisi yang sama. Tinggi pot jangan sampai kurang dari 20 cm, karena akan menghambat pertumbuhan umbi.

Sebelum umbi ditanam, rendam terlebih dahulu dengan air hangat suam-suam kuku (kira-kira 40 derajad celcius) selama 2 jam. Letakkan umbi di dalam pot yang telah diisi media tanam sebanyak 1/2 tinggi pot. Pastikan posisi akar berada di bawah. Timbun umbi dengan media tanam. Jika umbi mempunyai tangkai, biarkan sedikit tangkai di atas permukaan tanah. Media tanam tidak perlu memenuhi seluruh pot, sisakan sekitar 10% agar media tidak tumpah.

Perawatan Agar Amarilis Cepat Berbunga

Pada masa pertumbuhan (3 minggu pertama) amarlis membutuhkan banyak sinar matahari. Oleh karena itu,letakkan tanaman di tempat yang mendapatkan sianr matahari secar penuh. Suhu ideal untuk pertumbuhan Amarilis adalah 21- 24 derajad Celcius.

Penyiraman dilakukan cukup sehari sekali dengan sedikit air. Jika ragu sebaiknya menggunakan sprayer untuk menyemprot media tanam, agar tidak kebanyakan air saat menyiram. Putar posisi pot secara berkala karena secara alamiah, tunas Amarilis akan mencari sumber sinar matahari. Jika tidak diputar, dikhawatirkan tunas yang tumbuh bengkok ke salah satu arah.

Ketika Amarilis sudah mulai berbunga, sebaiknya tempatnya dipindah ke tempat yang teduh. Bunga Amarilis tidak terlalu suka dengan sinar matahari. Bunga akan cepat layu.

Pemupukan dilakukan 1 kali dalam sebulan. Lebih baik menggunakan pupuk cair agar mudah diserap oleh tanaman. Jangan terlalu sering memberikan pupuk. Over dosis pupuk menyebabkan pertumbuhan tanaman terganggu.

Ketika bunga mulai layu, lakukan pemotongan tanaman pada tangkainya. Sisakan 2,5 cm dari umbi. Namun ketika tangkai tersebut juga layu, potong tepat diperbatasan (pangkal) umbinya. Lama bunga Amarilis mekar adalah selama 2 minggu. Jadi kalau anda ingin dapat menikmati bunga amarilis setiap hari, sepanjang tahun, maka tanamlah amarilis dengan jeda setiap 2 minggu sekali.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Menanam Merawat Amarilis Agar Cepat Berbunga"

Posting Komentar