Jenis dan Ciri-ciri Aglaonema

Tidak selamanya bunga itu indah karena bunganya. Kamu bingung dengan pernyataan itu? Ha..ha... Maksudnya begini, tidak semua tanaman bunga itu bisa berbunga. Kalaupun berbunga, itu bukan bagian terindah yang dimiliki. Bisa jadi bagian yang lainnya menjadi pemikat bagi para penggemarnya. Mau contoh? Ini dia..!

Aglaonema!

Arti secara harfiah, aglaonema adalah benang yang bersinar. Keindahannya terletak pada daun yang berwarna-warni. Warna yang tidak teratur polanya (splash) seperti daun yang ketumpahan cat! Bunga yang cocok hidup di daerah dengan kelembaban tinggi dan insensitas sinar matahari yang rendah ini pernah menjadi primadona pada zamannya.

Di Indonesia, entah siapa yang mulai, komoditas bunga diperkenalkan secara parsial. Suatu tanaman booming, menjadi primadona, harga melambung tinggi, kemudian meredup. Mencoba bertahan, atau hilang ditelan ke-booming-an komoditas berikutnya. Masih ingat kan bagaimana fenomenalnya Adenium? Bunga gelombang cinta? Aglaonema ini juga? Dan masih banyak yang lainnya.

Saat ini, Aglaonema berada pada tahap bangkit dan bertahan setelah masa puncaknya lewat. Faktor yang membuat Aglonema dapat bertahan adalah karena memang keindahannya tidak dapat disembunyikan, keindahan yang diakui atau tidak, dihargai tinggi atau tidak, tetap tampak mempesona. Apalagi akhir-akhir ini, pegiat tanaman hias mulai banyak mengembangkan jenis hibrida, di mana dihasilkan aglaonema dengan berbagai warna, bentuk dan ukuran daun yang sudah jauh berbeda dengan versi alaminya.

Berikut beberapa jenis aglonema hibrida yang telah dikembangkan dan menjadi primadona saat ini :

1. Aglaonema Stardust


Splash atau cipratan warna yang membentuk motif di daun aglonema ini disebut-sebut sebagai yang terbaik. Dengan dominasi warna merah, membuat keindahannya lebih menyala. Lembar daun yang tebal dan tangkai daun yang pendek semakin mempertegasnya.

2. Aglaonema Dud White Anjamani

Aglaonema Dud White Anjamani

Jenis ini di dominasi dengan semburat warna putih di daunnya. Warna hijau daun yang merupakan default theme menjadi warna minoritas.

3. Aglaonema Madame Suroyo

Aglaonema Madame Suroyo

Tanaman jenis ini merupakan model klasik aglaonema. The legend of Aglaonema istilah kerennya :D . Jenis yang dikenal pertama kali oleh para penggemar tanaman hias jauh sebelum jenis hibirida berseliweran. Ciri-ciri utamanya : ukuran daun lebar berbentuk elips, mempunyai tulang berwarna merah dengan semburat warna kuning kemerahan pada urat-urat daunnya. Aglanema jenis Madame Suroyo cocok ditanam secara berkelompok.

4. Aglaomea Red Krakatau

Aglaomea Red Krakatau

Apa yang terbayang pertama kali mendengar nama ini? Gunung berapi? Nama ini memang diambil karena corak warna merah di daun menyerupai larva yang meluap-luap dan meleleh dari puncak gunung berapi. Gunung krakatau yang fenomenal.

5. Aglaonema Tiara


Aglaonema Tiara

Bentuk daunnya cenderung lancip. Tulang daun yang berwarna merah membentuk garis tegas. Warna daun merupakan perpaduan 3 warna, hijau sebagai warna dasar displash warna merah dan putih. Perpaduan 3 warna ini yang menjadi modal utama Tiara bersaing dengan jenis lain dalam memikat para penggemar aglaonema.

Demikian yang dapat saya tuliskan mengenai tanaman yang mendapat julukan “Ratu Tanaman Hias Daun” ini. Sebenarnya ada banyak macam nya karena kreatifitas para pecinta aglaonema yang semakin “liar” dalam mengekspresikan seni dengan media daun hias ini. Banyak jenis baru bermunculan, membuat para pecintanya seakan-akan tidak mempunyai kata bosan dalam kamus kosa kata mereka #lebay ha....ha.....

Satu harapan yang masih tersisa, kejayaan Aglaonema dapat terulang lagi, Mendaki puncak ketenaran, memperindah setiap ruang kosong di halaman rumah kita. Mudah-mudahan bisa booming lagi, tentu saja dengan harga yang terjaga. Tanaman hias yang berharga, tanpa harga yang menyiksa. He..he....







Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jenis dan Ciri-ciri Aglaonema "

Posting Komentar